Mengapa Konfigurasi 20 → 10 → 5 Micron Dipakai di Proyek EPC?
Dalam proyek EPC water treatment, sistem filtrasi tidak hanya harus memenuhi spesifikasi teknis, tetapi juga harus mudah dioperasikan, aman untuk commissioning, dan efisien secara biaya. Oleh karena itu, konfigurasi bertahap 20 → 10 → 5 micron menjadi standar yang sering digunakan.
Pendekatan ini memungkinkan partikel dipisahkan secara bertahap, sehingga setiap cartridge bekerja pada beban yang optimal dan tidak cepat mengalami fouling.
Penjelasan Tiap Tahap Filtrasi
🔹 Tahap 1 – 20 Micron (Guard / Coarse Filtration)
Tahap awal berfungsi untuk:
Menahan partikel kasar dan suspended solid
Melindungi filter downstream
Menstabilkan pressure drop awal sistem
👉 Umumnya menggunakan AquaLine High Flow Filter Cartridge 20 micron untuk guard filtration.
🔹 Tahap 2 – 10 Micron (Intermediate / Guard Filtration)
Tahap tengah berperan sebagai pengaman lanjutan:
Mengurangi beban cartridge 5 micron
Menjaga kestabilan aliran sebelum RO
Cocok untuk pretreatment RO dan utilitas industri
👉 Umumnya menggunakan AquaLine High Flow Filter Cartridge 10 micron untuk pretreatment RO.
🔹 Tahap 3 – 5 Micron (Fine Filtration)
Tahap akhir sebelum membrane RO:
Menurunkan fouling pada membrane
Menjaga kualitas air masuk RO
Meningkatkan umur pakai membrane
👉 Umumnya menggunakan AquaLine High Flow Filter Cartridge 5 micron untuk filtrasi halus sebelum RO.
Skema Kerja Konfigurasi EPC 20 → 10 → 5 Micron
Air baku masuk → 20 micron (partikel kasar ditahan)
Air tersaring lanjut → 10 micron (guard filtration)
Air bersih lanjut → 5 micron (fine filtration)
Air siap masuk → RO / proses lanjutan
Konfigurasi ini menghasilkan pressure drop yang lebih stabil dan umur pakai cartridge lebih panjang.
Aplikasi Umum Konfigurasi Ini
Konfigurasi EPC high flow filter 20 → 10 → 5 micron banyak diterapkan pada:
Pretreatment RO (SWRO & BWRO)
Proyek EPC Water Treatment
Power Plant (Cooling & Boiler Feed Pretreatment)
Oil & Gas – Utility Water
Industrial Process Water
Keuntungan untuk Kontraktor EPC & Owner
Dengan menggunakan konfigurasi ini, EPC dan owner mendapatkan:
Sistem filtrasi lebih stabil saat commissioning
Risiko fouling membrane lebih rendah
Maintenance lebih terencana
Biaya operasional jangka panjang lebih efisien
Desain mudah diterima dalam tender & approval teknis
Karena itu, konfigurasi ini sering disebut sebagai “safe design” dalam proyek EPC water treatment.
Hubungan dengan AquaLine High Flow Filter Cartridge
Konfigurasi 20 → 10 → 5 micron sangat ideal diterapkan menggunakan AquaLine High Flow Filter Cartridge, karena:
Kapasitas aliran tinggi
Pressure drop rendah
Jumlah cartridge lebih sedikit
Maintenance cepat
👉 Seluruh konfigurasi ini dapat dirangkum dalam AquaLine High Flow Filter Cartridge – Pentair Compatible sebagai solusi sistem yang utuh.
Konfigurasi EPC High Flow Filter 20 → 10 → 5 Micron adalah solusi aman dan terbukti untuk sistem water treatment industri dan pretreatment RO berskala besar.
👉 Hubungi tim kami sekarang untuk mendapatkan rekomendasi konfigurasi yang sesuai dengan spesifikasi proyek EPC Anda, lengkap dengan data teknis dan penawaran harga terbaik.
Chat dan email kantor kami:
WhatsApp : +62 812-9634-0505
Email : sales@profilterindonesia.com
FAQ – EPC High Flow Filter Cartridge (20 → 10 → 5 Micron)
1. Mengapa proyek EPC water treatment menggunakan konfigurasi 20 → 10 → 5 micron?
Konfigurasi bertahap 20 → 10 → 5 micron digunakan untuk menahan partikel secara progresif. Tahap 20 micron berfungsi sebagai guard filtration, 10 micron sebagai intermediate filtration, dan 5 micron sebagai fine filtration sebelum RO. Susunan ini membantu menjaga pressure drop stabil dan melindungi membrane RO dari fouling dini.
2. Apakah konfigurasi ini wajib untuk semua proyek EPC?
Tidak wajib untuk semua proyek, namun konfigurasi ini merupakan desain aman (safe design) yang paling sering diterima dalam spesifikasi EPC, terutama untuk pretreatment RO, power plant, dan utilitas industri dengan beban padatan fluktuatif.
3. Apa keuntungan high flow filter dibanding cartridge standar dalam proyek EPC?
High flow filter memungkinkan penggunaan lebih sedikit cartridge dan housing, sehingga sistem menjadi lebih ringkas, lebih mudah dirawat, dan lebih cepat saat commissioning. Selain itu, pressure drop yang lebih rendah membantu efisiensi energi pompa.
4. Kapan sebaiknya menggunakan 20 micron sebagai tahap awal?
Tahap 20 micron direkomendasikan ketika air baku memiliki kandungan suspended solid yang relatif tinggi atau fluktuatif. Filter ini berfungsi sebagai pelindung awal agar cartridge downstream tidak cepat kotor.
5. Apakah 10 micron selalu diperlukan di antara 20 dan 5 micron?
Pada sebagian besar proyek EPC, tahap 10 micron sangat disarankan sebagai guard tambahan. Tahap ini membantu menyeimbangkan beban filtrasi sehingga cartridge 5 micron bekerja lebih stabil dan memiliki umur pakai lebih panjang.
6. Apakah cartridge 5 micron aman untuk pretreatment RO?
Ya. Cartridge 5 micron umum digunakan sebagai tahap filtrasi halus sebelum RO untuk menurunkan risiko fouling membrane. Pemilihan micron ini harus tetap disesuaikan dengan kualitas air baku dan spesifikasi desain sistem.
7. Bagaimana dampak konfigurasi ini terhadap pressure drop sistem?
Dengan filtrasi bertahap, pressure drop cenderung lebih stabil dan meningkat secara perlahan seiring waktu. Hal ini memudahkan operator memantau kondisi filter dan menentukan waktu penggantian cartridge secara terencana.
8. Apakah konfigurasi 20 → 10 → 5 micron cocok untuk commissioning proyek EPC?
Ya. Konfigurasi ini sangat cocok untuk fase commissioning karena memberikan margin keamanan lebih besar terhadap lonjakan kekeruhan atau kontaminan awal saat sistem pertama kali dijalankan.
9. Apakah high flow filter cocok untuk operasi kontinu jangka panjang?
High flow filter dirancang untuk operasi kontinu dengan interval penggantian yang lebih panjang dibanding cartridge konvensional, selama digunakan sesuai dengan batas tekanan dan temperatur yang direkomendasikan.
10. Apakah konfigurasi ini fleksibel untuk diubah di kemudian hari?
Konfigurasi 20 → 10 → 5 micron bersifat modular. Pada kondisi tertentu, tahap micron dapat disesuaikan (misalnya 25 → 10 → 5 atau 20 → 5) berdasarkan hasil analisis kualitas air dan kebutuhan operasional.
11. Mengapa konfigurasi ini sering disetujui dalam dokumen tender EPC?
Karena konfigurasi ini:
Mudah dipahami secara teknis
Memiliki rekam jejak aplikasi luas
Memberikan perlindungan sistem yang baik
Menurunkan risiko klaim akibat fouling membrane
Sehingga sering dianggap sebagai konfigurasi standar yang aman oleh konsultan dan owner.
12. Bagaimana menentukan waktu penggantian cartridge dalam sistem ini?
Penggantian cartridge umumnya ditentukan berdasarkan differential pressure (ΔP) dan kondisi proses. Dengan konfigurasi bertahap, penggantian dapat dilakukan lebih terencana tanpa mengganggu operasi sistem secara keseluruhan.